DSCF7976 scaled

Cirebon selain terkenal sebagai kota pengrajin batik, kota ini juga terkenal sebagai sentra
kerajinan rotan. Tepatnya di desa Tegalwangi, salah satu daerah di wilayah Kabupaten
Cirebon yang menjadi pusat kerajinan rotan. Usaha kerajinan rotan telah menjadi bagian
dari perkembangan ekonomi dan budaya di wilayah Tegalwangi dan Cirebon sejak tahun
80-an. Kemajuan Desa Tegalwangi ini, ditandai dengan berdirinya pusat kegiatan pengrajin
rotan yang hampir dijumpai di setiap rumah penduduk. Skala industrinya pun cukup
beragam, mulai dari industri rumahan yang biasanya terdiri dari 15-30 tenaga kerja, sampai
industri skala besar yang bisa menyerap sampai 1000 tenaga kerja.

Komoditi rotan menjadi salah satu pilar perekonomian Kabupaten Cirebon. Menurut Dinas
Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, melaporkan nilai ekspor furniture rotan sepanjang tahun 2023 sebesar 127,48 juta USD dan barang anyam rotan berada di angka 27,66 juta USD. Sepanjang tahun 2023, Kabupaten Cirebon telah mengekspor 22.025 ton furniture ke negara-negara di wilayah Eropa, Asia Timur, hingga Timur Tengah.

Saat ini pemerintah Kabupaten Cirebon sedang gencar membuka pasar baru bagi industri
rotan sekaligus mengembalikan industri rotan pada zaman keemasannya seperti di awal
tahun 2000-an. Salah satu gagasannya adalah membuat desa wisata rotan. Tujuan
utamanya adalah untuk memberikan edukasi bagi wisatawan yang berkunjung untuk lebih
mengenal produk hasil kerajinan rotan serta mendorong perekonomian para pengrajin rotan di wilayah tersebut.

Jika anda penasaran dan berkeinginan untuk melihat dan terlibat secara langsung dalam
proses produksi kerajinan rotan, akses menuju Desa Tegalwangi cukup mudah. Lokasi
daerah ini terletak sekitar 1 km dari Exit Tol Plumbon, tidak jauh dari sana anda akan melihat
petunjuk jalan yang menunjukan arah menuju Desa Tegalwangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
id_IDID